Minggu, 28 Februari 2010
Pengertian dan Keuntungan model relasional
Keuntungannya :
1.Bentuk Sederhana
2.Berbagai operasi data mudah dilakukan
3.Pekerjaan Programmer lebih mudah
Contoh:
Nama Npm Alamat
Agus P 10207061 Jakarta
Fahri Y 11207241 Bandung
Indra H 10207560 Tangerang
Nama Npm MatKul
Agus P 10207061 B.Indonesia
Fahri Y 11207241 BLK
Indra H 10207560 SIM
Nama Npm Nilai
Agus P 10207061 80
Fahri Y 11207241 75
Indra H 10207560 65
Sumber :
www.akademik.unsri.ac.id/download/journal/files/gdr/Bab-3.doc
http://rizarulham.wordpress.com/2009/10/14/pengenalan-model-data-relasional/
Sabtu, 27 Februari 2010
Inikah Etika Berdemonstrasi di Indonesia
Selasa, 23 Februari 2010
KISRUH KASUS BANK CENTURY
Senin, 22 Februari 2010
ARSITEKTUR BASIS DATA
1.1 LEVEL ARSITEKTUR BASIS DATA
Menurut ANSI/SPARC, arsitektur basis data terbagi atas tiga level yaitu :
Internal/Physical Level:
berhubungan dengan bagaimana data disimpan secara fisik (physical
storage)
External /View Level
berhubungan dengan bagaimana data di representasikan dari sisi setiap
user.
Conceptual/Logical Level
yang menghubungkan antara internal & external level
External Level /View Level
Adalah level user. Yang dimaksud dengan user adalah programmer, end user atau DBA.
Setiap user mempunyai ‘bahasa’ yang sesuai dengan kebutuhannya.
- programmer : bahasa yang digunakan adalah bahasa pemrograman seperti C,
COBOL, atau PL/I
- end user : bahasa yang digunakan adalah bahasa query atau menggunakan
fasilitas yang tersedia pada program aplikasi
pada level eksternal ini, user dibatasi pada kemampuan perangkat keras dan perangkat
tidak memperhitungkan kekurangan perangkat keras maupun perangkat lunak
pembangun aplikasi basis data. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Konseptual
Internal/Physical Level
Adalah level terendah untuk merepresentasikan basis data. Record disimpan dalam media
penyimpanan dalam format byte. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Internal.
PEMETAAN
Conceptual/internal Mapping :
Yaitu pemetaan yang mendefinisikan hubungan antara level konseptual dan level
internal. Pemetaan ini menjelaskan bagaimana record & field pada level konseptual
direpresentasikan pada level internal.
1.2.2 External/Conceptual Mapping :
Yaitu pemetaan yang mendefinisikan hubungan antara level eksternal dan
level konseptual. Contoh : beberapa field dapat mempunyai tipe yang
berbeda, field dan nama field dapat berubah, bebeapa field pada level
konseptual dapat dikombinasikan ke dalam satu field external.
MODEL-MODEL DATA
Yang dimaksud dengan model data adalah sekumpulan tool konseptual untuk
mendeskripsikan data, relasi-relasi antar data, semantic data & konsistensi konstrain.
Bermacam-macam model data terbagi dalam tiga kelompok besar yaitu :
Object-based logical models, record-based logical models, & physical models.
1. Object-based logical Models
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah :
- Entity-relationship model
- Object-oriented model
- Semantic data model
- Functional data model
Dua dari model di atas yaitu : entity-relationship model & object-oriented model akan
dijelaskan lebih detil.
a. Entity-relationship Model
E-R model didasarkan atas persepsi terhadap dunia nyata yanga terdiri dari
sekumpulan objek, disebut entity dan hubungan antar objek tersebut, disebut
relationship. Entity adalah objek di dunia yang bersifat unik. Setiap entity
mempunyai atribut yang membedakannya dengan entity lainnya. Contoh :
entity Mahasiswa, mempunyai atribut nama, umur, alamat no. ktm.
Pemodelan data dengan model E-R menggunakan diagram E-R. Diagram E-R
terdiri dari :
Kotak persegi panjang, menggambarkan himpunan entity
Elip, menggambarkan atribut-atribut entity
Diamon, menggambarkan hubungan antara himpunan entity
Garis, yang menghubungkan antar objek dalam diagram E-R
b. Object-Oriented Model
Model berorientasi objek berbasiskan kumpulan objek. Setiap objek berisi :
1. Nilai yang disimpan dalam variable instant, dimana variable tersebut
“melekat” dengan objek itu sendiri.
2. Metoda : operasi yang berlaku pada objek yang bersangkutan
3. Objek-objek yang memiliki tipe nilai & metode yang sama
dikelompokkan dalam satu kelas. Kelas disini mirip dengan tipe data
abstrak pada bahasa pemrograman.
4. Sending a message : sebuah objek dapat mengakses data sebuah objek
yang lain hanya dengan memanggil metode dari objek tersebut.
c. Model-model lojik berbasis record
Terdapat beberapa model dalam kelompok ini :
c.1. Model Relasional ( Relational Model)
model relasional menggunakan kumpulan tabel-tabel untuk merepresentasikan data
& relasi antar data-data tersebut. Setiap tabel terdiri atas kolom-kolom, dan setiap
kolom mempunyai nama yang unik.
c.2 Model Jaringan (Network Model )
Data dalam model jaringan direpresentasikan dengan sekumpulan record
(Pascal), dan relasi antara data direpresentasikan oleh record & link. Link dipandang
sebagai pointer. Record-record diorganisasikan sebagai graf. Contoh, model
relasional di atas direpresentasikan dalam model jaringan.
c.3 Model Hirarki (Hirarchical Model)
Mirip dengan model jaringan.Data direpresentasikan dalam record
dan link. Perbedaannya adalah, record-record diorganisasikan sebagai tree
(pohon) daripada graf. Model relasional berbeda dengan model jaringan &
hirarki, dalam hal penggunaan pointer atau link.
SUMBER :
http://www.ittelkom.ac.id/library/e-book/261206015423.pdf
Jumat, 25 Desember 2009
PERILAKU KONSUMEN DI RAGUNAN
Tugas Kelompok :
Agus Purna Irawan 10207061
Indra Hadi Wijaya 10207560
Fahri Yuliansyah 11207241
Yeti Madianti 11207190
PERSEPSI KONSUMEN MENGENAI KERETA LISTRIK EKONOMI AC DAN EKONOMI BIASA
Persepsi merupakan proses internal yang kita lakukan untuk memilih, mengevaluasi dan mengorganisasikan rangsangan dari lingkungan eksternal. Dengan kata lain persepsi adalah cara kita mengubah energi – energi fisik lingkungan kita menjadi pengalaman yang bermakna.
Kereta merupakan alat Transportasi masal yang cukup murah,kereta listrik merupakan kereta yang banyak digunakan masyarakat bogor hingga jakarta.Kereta listrik tersebut ada berbagai jenis yaitu kereta listrik ekonomi biasa dan kereta listrik ekonomi AC yang banyak digunakan konsumen pengguna Kereta.Persepsi akan muncul mengenai Kereta Ekonomi AC dan Ekonomi biasa sehingga konsumen akan menentukan kereta mana yang akan mereka naiki.
Persepsi yang akan muncul pada konsumen yaitu dengan menggunakan kereta ekonomi biasa mungkin harganya yang terjangkau dan bagi yang menggunakan ekonomi AC mungkin dengan harganya yang sedikit mahal mereka akan mendapatkan fasilitas yang baik yaitu mereka tidak perlu berdesak-desakan,suasana di dalam kereta tidak panas,dan cukup nyaman.